ANDI MARDAYA. S.Pd
BEKERJA DENGAN IKHLAS, DIGAJI KARENA PROFESI
Jumat, 23 November 2018
Lanjutan Penulisan Laporan Semester PAUD
Salam mencerdaskan anak bangsa.
Hallo Bunda Panda kali ini kita akan berbagi cara menulis pada laporan semeseter anak Paud, biar gak terkesan melemahkan semangat bunda/panda anak didiknya.
Hanya contoh lho bunda/panda.
Buat anak yang selalu ribut dan suka berkeliaran di kelas : Nuralim anak yang aktif, suka hal-hal yang baru dan tidak pernah bisa diam, itu menunjukkan anak bunda/panda anak yang enerjik
Buat anak yang pendiam : Sazie adalah anak yang sopan, baik dan pandai menjaga perasaan teman dan bu guru. Bunda/panda ananda Sazie tidak suka ribut dikelas
Buat anak yang selalu merasa dirinya pintar : Ananda Kinan yang anak cerdas punya keigintahuan yang luar biasa. Bunda/panda suatu hari kelak ananda akan menjadi pribadi yang sukses
Buat anak yang selalu menjaga kebersihannya : Ananda fatihah anak yang paling rapi dan bersih, teman-temanmu dan bu guru sangat menyukaimu karena itu
Buat anak yang suka berbagi sama temannya : Ananda Rusman anak yang pemurah hati dan suka berbagi sama temannya. Suatu hari kelak pasti kamu akan jadi anak yang suka menolong
Buat anak yang suka berteriak : Ananda Sakti mempunyai suara yang sangat merdu, Bunda/panda teman-teman dan bu guru suka sekali kalau sakti menyanyi
Buat anak yang suka membuang sampah sembarangan : Ananda resti anak yang peduli terhadap lingkungan sekolah, sering mengingatkan pada teman-temannya untuk membuang sampah pada tempatnya
Rabu, 02 Mei 2018
PENULISAN LAPORAN SEMESTER PAUD
Tata Cara Penulisan Laporan Semester
PAUD / Raport PAUD*
Laporan yang ditulis guru hendaklah dalam kalimat positif,
jelas, mudah dipahami, serta menggunakan tata bahasa dan ejaan yang benar.
Tatacara penulisan laporan sebagai berikut:
1. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dengan kalimat
positif dan santun
2. Memberikan informasi tentang tingkat pencapaian dan
perkembangan hasil belajar anak secara nyata (bersumber pada data otentik,
tidak mengada-ada).
3. Isi laporan menggambarkan kemajuan perkembangan anak yang
telah mencapai BSH dan BSB di setiap indikator pada kompetensi dasar program
pengembangan
4. Memberikan rekomendasi yang dapat dilakukan orang tua
untuk mengembangkan kemampuan anak yang indikator perkembangannya masih dalam
BB dan MB.
5. Laporan bersifat personal (individual) yang menggambarkan
perilaku khusus anak di kelas.
Cara Mengisi Laporan Perkembangan Anak (LPPA) PAUD
$ Pertumbuhan Anak
Cara mengisi dan menyimpulkan kolom pertumbuhan ini
diuraikan catatan seluruh kemajuan pertumbuhan fisik anak meliputi berat badan,
tinggi badan, lingkar kepala, panca indera, kesehatan secara umum, dll.
$ Perkembangan Anak
Cara mengisi dan menyimpulkan kolom perkembangan anak ini
diuraikan catatan mengenai seluruh kemajuan perkembangan anak berdasarkan
kompetensi yang dicapai anak meliputi sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Diawali dengan menguraikan kekuatan peserta didik dengan cara yang unik dan
bermakna yang dapat menjadi bagian dari citra diri peserta didik serta
menghindari pernyataan yang bersifat negatif.
PERNYATAAN POSITIF SEBAGAI CONTOH:
anak unggul dalam…✅ menunjukkan inisiatif dalam hal …
dapat bekerjasama
bangga
dengan karyanya …
mau
mendengarkan…
dapat menyampaikan ide/gagasan …
bekerja dengan rapi…
menunjukkan pekerjaan dengan tuntas…
memahami
dengan cepat …
sangat disukai oleh teman teman
Pernyataan
yang harus DIHINDARI misalnya:*
=anak
tidak pernah …
=anak tidak akan …
=anak
tidak bisa …
=anak
akan selalu …
Untuk menghindari kesan negatif
dalam mengomentari kelemahan anak dapat menggunakan bahasa yang positif
misalnya:
<anak
lebih menyukai…
<anak
ramah dan lebih disukaianak akan dapat manfaat dari berlatih...
<anak
menunjukkan peningkatan dalam …
Beberapa contoh kalimat yang dapat mendorong,
sebagai berikut:
Nanak
telah mengembangkan sikap positif terhadap …
Nanak
telah maju dalam …
Nanak
telah menunjukkan keinginan untuk …
Nanak
telah menunjukkan kemajuan dalam …
Nanak
telah menunjukkan peningkatan yang nyata …
Nanak
telah menunjukkan keterampilan sosial …
Nanak
telah menunjukkan antusias untuk …
Nanak
senang belajar untuk …
Nanak
menjadi mandiri…
Nanak
sedang mengembangkan keterampilan konsentrasi…
Nanak
mulai mendapatkan kepercayaan diri …
Nanak
menjadi pendengar yang baik...
Nanak
sedang mengembangkan cara yang lebih positif untuk berinteraksi dengan orang
lain …
Nanak
bersifat kooperatif ketika bekerja dalam kelompok …
Selasa, 01 Mei 2018
7 HAL YANG BISA MEMBUAT ANAK CERIA
Anak yang tumbuh di lingkungan yang penuh cinta dari
orang terdekat akan membuat anak ceria. Berikut 7 hal
simpel yang bisa dilakukan untuk membuat anak ceria!
1. Berhenti Berteriak
Kamu suka berteriak saat memanggil anak? Kalau iya, sebaiknya mulai sekarang, kamu mengurangi kebiasaan berteriak saat memanggil anak, Bu! Karena tenyata anak tidak suka dipanggil dengan suara keras. Memang sering kali anak acuh saat ibu panggil. Bahkan tidak jarang anak tidak mau mendengar ketika kamu melarang anak untuk nggak bermain memberantaki rumah hingga kotor. Namun, bagi anak teriakan itu tidak ada manfaatnya. Lebih baik kamu memanggil dengan suara tegas daripada berteriak. Kamu juga bisa menghampiri anak kalau masih acuh saat kamu panggil. Ini lebih efektif dibandingkan dengan kamu harus menghabiskan energi untuk meneriaki anak.
2. Biarkan Anak Menjadi Diri Sendiri
Anak yang mandiri dan percaya diri terbentuk karena pola asuh orangtua yang memberikan kesempatan bagi anak untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Termasuk memberikan anak kesempatan untuk menjadi dirinya sendiri. Hindari untuk menuntut anak menjadi seperi dirimu atau membanding-bandingkan dengan temannya. Jangan berusaha membuat kloning pada anak karena hanya akan membuat kamu frustasi, Bu, dan membuat anak stres. Kamu bisa melatih anak untuk mampu mengungkapkan pendapat dan memberikan motivasi bahwa setiap anak istimewa dengan talentanya.
3. Bebaskan Anak Beraktivitas Di Luar Rumah
Dunia anak adalah dunia bermain karena itu berikan waktu dan kesempatan bagi anak untuk bermain dan bersosialisasi. Ajaklah anak untuk lebih banyak beraktivitas di luar rumah karena menurut penelitian anak yang banyak bermain dan bergerak di luar rumah lebih pintar. Karena anak dilatih untuk bisa memecahkan masalah dan mengasah kreativitasnya saat berada di luar rumah. Selain itu anak lebih ceria bila bermain di luar rumah, banyak hal yang bisa merangsang rasa ingin tahunya dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
4. Mengucapkan Terimakasih
Saat kamu meminta bantuan pada anak jangan lupa untuk mengucapkan terimakasih, Bu! Dan tentunya jangan lupa berikan senyuman. Karena dengan kata terimakasih, anak merasa dibutuhkan dan dihargai. Ini akan membentuk karakter anak yang ceria dan memiliki rasa percaya diri yang kuat saat berinteraksi dengan orang lain.
5. Memberikan Pelukan
Anak senang dipeluk, karena dengan pelukan anak merasa dilindungi. Karena itu biasakan untuk memeluk anak sebelum beraktivitas atau sebelum tidur malam. Pelukan ternyata bisa mengurangi perilaku negatif anak dan meredam emosi anak. Jadi, sering-seringlah memeluk anak agar dia merasa nyaman karena ada orangtua yang selalu melindungi.
6. Hapuskan kata "Jangan"
Kebanyakan orangtua sering mengatakan kata "jangan" atau "tidak" kepada anak. Padahal kata-kata tersebut hanya akan membatasi diri anak untuk mengembangkan rasa ingin tahunya. Anak yang terlalu sering mendengar kata yang bermakna larangan akan membentuk anak dengan sifat pemalu, minder dan takut. Karena ternyata ketika anak diberi kesempatan untuk mencoba hal baru maka anak lebih bersemangat dan gembira lho. Jadi selama tidak membahayakan anak, ibu tidak perlu berteriak dengan kata 'jangan' ya.
7. Menjadi Teman Bermain
Tahukah ibu, ternyata ketika ibu menyempatkan waktu untuk menjadi teman bermain anak, maka pada saat itu juga perasaan anak sangat gembira. Bermain bersama anak bisa memperkuat bonding ibu dan anak. Jadi ingin membuat hari anak lebih ceria? Bermainlah bersama buah hatimu ya, Bu!

Jumat, 27 April 2018
WORKSHOP IGI KAB.SOPPENG
MENYAMBUT HARDIKNAS 2018 SULAWESI SELATAN BEKERJASAMA DENGAN IGI KAB.SOPPENG AKAN MEMECAHKAN REKOR MURI PENYELENGGARA PELATIHAN GURU TERBANYAK SERENTAK SEHARI
IGI Kabupaten Soppeng ikut melaksanakan Workshop. satu Guru Satu Blog (SAGUSABLOG)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng Drs.H. Lukman, M.Si menghadiri Workshop Kanal Sagusablog (Satu Guru Satu Blog) di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng jalan Pengayoman Watansoppeng, Sabtu 28 April 2018
Ketua IGI Kabupaten Soppeng
Dr. Nur Alim, M. Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk Menyambut Hardiknas 2018 Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sulawesi Selatan bekerjasama dengan IGI Kabupaten Soppeng akan memecahkan rekor Muri Penyelenggaraan Pelatihan Guru terbanyak serentak sehari.
Peserta yang hadir pada kesempatan ini sebanyak 213 orang guru/Kepala sekolah dari semua tingkatan dan dinyatakan terdaftar pada tim Muri dan dipastikan mendapatkan piagam dari Muri dan sertifikat sebagai peserta pelatihan.
Suasana ketika kegiatan berlangsung yang di pandu oleh pengurus IGI. Membuat email dilanjutkan dengan membuat blog. Maju terus dan sukses IGI Kab. Soppeng
Guruku Hebat. Selamat Hari Pendidikan Nasional
IGI Kabupaten Soppeng ikut melaksanakan Workshop. satu Guru Satu Blog (SAGUSABLOG)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng Drs.H. Lukman, M.Si menghadiri Workshop Kanal Sagusablog (Satu Guru Satu Blog) di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng jalan Pengayoman Watansoppeng, Sabtu 28 April 2018
Ketua IGI Kabupaten Soppeng Dr. Nur Alim, M. Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk Menyambut Hardiknas 2018 Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sulawesi Selatan bekerjasama dengan IGI Kabupaten Soppeng akan memecahkan rekor Muri Penyelenggaraan Pelatihan Guru terbanyak serentak sehari.
Peserta yang hadir pada kesempatan ini sebanyak 213 orang guru/Kepala sekolah dari semua tingkatan dan dinyatakan terdaftar pada tim Muri dan dipastikan mendapatkan piagam dari Muri dan sertifikat sebagai peserta pelatihan.
Suasana ketika kegiatan berlangsung yang di pandu oleh pengurus IGI. Membuat email dilanjutkan dengan membuat blog. Maju terus dan sukses IGI Kab. Soppeng
Guruku Hebat. Selamat Hari Pendidikan Nasional
Rabu, 07 Februari 2018
Tema Kendaraan
Tema Kendaraan
Sub tema Kendaraan di udara
Materi membuat mobil dari karton
Alat ; Karton bekas gulungan kain atau plastik atau botol air mineral
Gunting, lem, kertas mar-mar, gergaji, pisau, penggaris, pensil
Alat-alatnya
Sub tema Kendaraan di udara
Materi membuat mobil dari karton
Alat ; Karton bekas gulungan kain atau plastik atau botol air mineral
Gunting, lem, kertas mar-mar, gergaji, pisau, penggaris, pensil
Alat-alatnya
Selasa, 22 November 2016
TEMA : TANAM AN
SUB TEMA :MENCOBA MENANAM DAN MEMELIHARA TANAMAN
PRORAM PENGEMBANGAN : KOGNITIF
KOMPETENSI INTI : K 2 Sikap Sosial
KOMPETENSI DASAR ; 2.2 Memiliki perilaku sikap ingin tahu
MATERI :- Membiasakan
Eksplorasi
- Cara Bertanya
- Cara Mendapatkan jawaban
KELOMPOK/UMUR : B3 / 5-6 TAHUN

Pengembangan Sains Permulaan (SP)
Kemampuan sains permulaan berhubungan denganberbagai percobaan atau demonstrasi sebagai suatu pendekatan secara sainstific atau logis tetapi tetap dengan mempertimbangkan tahapan berpikir anak.
Adapun kemampuan yang akan dikembangkan, antara lain :
1. Mengeksplorasi berbagai benda yang ada di sekitar
2. Mengadakan berbagai percobaan sederhana
3. Mengkomunikasikan apa yang telah diamati dan diteliti
Alhamdulillah setelah 4 hari bibit kacang merah yang ditanam di gelas plastik bekas akhirnya bibit tersebut sudah mulai tumbuh. Sanangnya melihat anak didikku tersenyum karena percobaan menanamnya berhasil. Horeeee
Langganan:
Postingan (Atom)


















